Lompat ke konten

Kepala Kankemenag kota Bukittinggi Ingatkan Tata Naskah Dinas Dan Ke Protokoleran Sangat Penting Bagi Setiap Instansi

Bukittinggi, Inmas–Tata Naskah dan Keprotokoleran memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sebuah Instansi, suksesnya suatu acara tak terlepas dari 3 TA yakni Tata Tempat, Tata Upacara dan Tata Penghormatan. Seorang protokoler memiliki tugas yang sangat penting dalam menghidupkan dan menjalankan suatu acara agar dapat berjalan sesuai rencana. Hal tersebut di sampaikan Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kota Bukittinggi H. Idrial Rabu (26/09) di ruangan kerjanya selepas mengikuti Bimbingan Teknis Tata Naskah dan Keprotokoleran yang diadakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu.

H. Idrial menyampaikan bahwa. “Bimbingan Teknis Tata Naskah dan Keprotokoleran yang diadakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat di hotel Amaris Padang beberapa waktu yang lalu tersebut sangatlah penting dalam rangka mewujudkan tertib administrasi persuratan dan kearsipan untuk meningkatkan pelayanan publik”, tuturnya.

Sementara itu di sisi lain Kepala Kemenag kota Bukittinggi H. Abrar Munanda menyampaikan bahwa protokoler harus memiliki kemampuan untuk memperkirakan setiap kejadian, luwes/ fleksibel serta memiliki kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan. Selain itu, protokol juga dituntut dapat memprediksi setiap kemungkinan yang terjadi dalam waktu yang sesegera mungkin. “Seorang protokoler harus peduli dengan setiap detail kegiatan seremonial sesuai dengan tata cara, aturan dan etika keprotokoleran”, ujarnya.

Selanjutnya H. Abrar berharap agar ilmu keprotokoleran tersebut dapat di tularkan pada yang lain serta dapat ditingkatkan secara Profesionali sesuai dengan semangat 5 budaya kerja.

Pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat H. Hendri menyampaikan bahwa sesuai KMA No. 09 Tahun 2016 Tentang Tata Naskah Dinas sangatlah penting bagi setiap instansi, begitu juga dengan keprotokoleran yang menentukan penghargaan seseorang terhadap Kepemimpinan. Tentunya seorang protokoler harus mampu bersinergi dengan protokoler pada instansi lain agar terbentuk kesepahaman. (Syafrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *