Bukittinggi, Inmas–Kedatangan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Eri Iswandi beserta rombongan disambut hangat oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Kasmir yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, H. Zulfikar.
Kepala Kemenag Kota Solok didampingi Kasubbag TU mendatangi Kemenag Kota Bukittinggi dengan membawa serta seluruh Kasi, Pengawas dan Perencana dalam rangka melaksanakan studi tiru terkait pelaksanaanReformasi Birokrasi, Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI menuju WBK dan WBBM).
Pertemuan digelar di Aula Kantor Kemenag Kota Bukittinggi pada hari ini, Kamis 05 November 2020.
Pada kesempatan tersebut Kasubbag TU Kemenag Kota Bukittinggi, H. Zulfikar menyebutkan bahwa terwujudnya ZI menuju WBK dan WBBM diawali oleh keinginan dan komitmen bersama, sehingga pimpinan bergerak serentak dengan agen perubahan yang didukung oleh seluruh ASN didalamnya.
“Mudah-mudahan apa yang ingin didapatkan oleh Kemenag Kota Solok dari Kemenag Kota Bukittinggi bisa tercapai. Harapan kita tentunya seluruh Kantor Kemenag maju bersama dan sukses mewujudkan ZI menuju WBK dan WBBM,” harap H. Zulfikar
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Eri Iswandi menyampaikan ucapan terimakasih atas pelayanan yang diberikan dan mengapresiasi Kemenag Kota Bukittinggi sebagai tujuan studi tiru dalam rangka mewujudkan ZI menuju WBK dan WBBM.
“Tujuan kami ini adalah dalam rangka melaksanakan studi tiru di Kantor Kemenag Kota Bukittinggi. Karena Kemenag Kota Bukittinggi sudah diakui sebagai pilot project tidak hanya di Sumatera Barat tetapi pada tingkat nasional,” terang H. Eri Iswandi
H. Kasmir dalam sambutannya menerangkan bahwa pelaksanaan Reformasi Birokrasi dalam rangka mewujudkan ZI menuju WBK dan WBBM dimulai dengan komitmen bersama, sehingga tercipta perubahan pola pikir dan budaya kerja. Meningkatnya kinerja layanan dan terciptanya program inovasi yang menyentuh.
“Dalam rangka mewujudkan ZI menuju WBK dan WBBM dimulai dengan komitmen pimpinan serta komitmen seluruh ASN. Setelah terwujud pola pikir dan budaya kerja, meningkatnya kinerja layanan kepada masyarakat, lalu melahirkan berbagai inovasi, maka kedepannya kita lakukan monitoring evaluasi berkala untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan,” terang H. Kasmir
“Kemenag Kota Bukittinggi telah melakukan penanda tanganan pacta integritas atau kontrak kerja (komitmen bersama) serta melakukan sosialisasi internal dan eksternal, baik melalui apel, pertemuan, pembinaan, banner, website, media sosial, media massa dalam rangka keterbukaan informasi publik,” ulasnya
H. Kasmir juga memaparkan beberapa inovasi yang telah dilakukan oleh Kantor Kemenag Kota Bukittinggi dan siap berbagi ilmu serta pengalaman dengan Kemenag Kota Solok, bahkan instansi manapun yang memerlukannya.
(Andreas)