Bukittinggi, Inmas–Madrasah Kota Bukittinggi secara resmi melaksanakan kembali sekolah tatap muka mulai hari ini, Kamis (19/11). Meski demikian, madrasah dalam melakukan proses belajar mengajar tatap muka, tetap mengacu pada protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 dan pembagian jam tatap muka separoh dari jumlah rombongan belajar ( rombel) dengan sistim bergiliran (shift).
Seperti yang dilaksanakan di di MTsN 1, MTsN 2 dan MIS Al-Ikhwan Bukittinggi. Para siswa datang sejak pagi dengan terlebih dahulu di cek suhu dan cuci tangan serta sistem sekolah pun dibagi menjadi dua shift.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kasi Pendidikan Madrasah H. Gazali yang melakukan pemantauan ke Madrasah menyampaikan
“Sesuai surat dari Disdikbud Kota Bukittinggi, mulai hari ini kita sudah bisa laksanakan sekolah tatap muka, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan. Anak-anak menggunakan masker, kita sediakan tempat cuci tangan dan di kelas pun pelajar diberi jarak,” tuturnya.
Selanjutnya H. Gazali kembali mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka tersebut semua pihak harus tetap mengacu pada protokol kesehatan supaya tidak timbul claster Covid-19 baru di madrasah.
Sesuai arahan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 saat rapat kemarin, Bukittinggi telah kembali masuk ke zona kuning, dengan penyebaran yang tergolong rendah.
Sesuai SKB 4 Mentri, daerah yang masuk zona hijau dan kuning sudah boleh melaksanakan sekolah tatap muka.
MTsN 1 Bukittinggi juga menyerahkan secara simbolik bantuan suplemen /vitamin untuk Guru Tenaga Pendidik yang melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka dengan menerapkan Prokes penanganan COVID-19. (Syafrial)