Bukittinggi, Inmas– Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda didampingi Kasubbag Tata Usaha, Kasi beserta jajaran menerima kedatangan rombongan dari Itjen Kementerian Agama RI. Kedatangan tiga orang Tim yang di ketuai oleh Titik Purwanti tersebut dalam rangka melakukan Penilaian Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bersih Melayani pada Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi.
Pada saat Entry Briefing Rabu, 20/02 di Aula Kemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda (Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi) menyampaikan selamat datang dan menyampaikan sekilas tentang Bukittinggi. “Selamat datang di Kota Bukittinggi. Kota Bukittinggi adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 25,24 km² dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 100.000 jiwa. Letaknya sekitar 2 jam perjalanan lewat darat (90 km) dari ibukota provinsi Padang. Bukittinggi dikelilingi tiga gunung berapi yaitu Gunung Singgalang, Gunung Marapi dan Gunung Sago.Kota yang merupakan kota kelahiran Bung Hatta, adalah sebuah kota budaya di Sumatera Barat dan terkenal dengan Jam Gadang yang merupakan simbol kota Bukittinggi. Selain memiliki potensi objek wisata, kota berhawa sejuk ini merupakan salah satu daerah tujuan utama dalam bidang perdagangan di pulau Sumatera. Bukittinggi telah lama dikenal sebagai pusat penjualan konveksi yang tepatnya berada di Pasar aur kuning serta kota sejarah,” tuturnya.
Selanjutnya kata H. Abrar. “Merupakan suatu kehormatan bagi Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dapat di Kunjungi Tim dari Itjen dalam rangka Penilaian dan verifikasi Pelaporan pelaksanaan Pembangunan ZI WBK/WBBM di Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. “Kita berharap kedepan Penilaian dan verifikasi yang dilakukan tersebut dapat lebih meningkatkan kualitas Pelaksanaan ZI di Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. Kami selalu berkomitmen untuk terus meningkatkan Pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM di lingkungan Kemenag Kota Bukittinggi ini dengan Tagline #Kerjasama, Kolektifitas, Komitmen,” tuturnya.
“Berkaitan dengan pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama Kota Bukittinggi kita sudah melaksanakannya dan telah melaporkannya secara online beberapa waktu yang lalu, Kita juga mempunyai tiga orang agen perubahan yang di pilih seluruh ASN di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. Alhamdulillah berdasarkan pelaporan tersebut kita di jadikan salah satu pilot project Penilaian Zona Integritas. Salah satu upaya memangkas birokrasi kami juga sudah menerapkan PTSP yang di mulai enam belas layanan dan sekarang sudah melayani 56 lebih layanan,” tuturnya.
“Kami juga sudah memakai Aplikasi berbasis online yang dinamakan Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Unggul (SIMPUL) sebagai rintisan kedua dari PTSP dalam rangka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Dengan berbagai inovasi-inovasi tersebut kita berharap menunjang penerapan Zona Integritas di Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Khususnya,” tutupnya.
Sementara itu Titik Purwanti (Ketua TIM dari Itjen Kementerian Agama RI) mengucapkan terima kasih atas sambutan Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi beserta jajarannya dan menyampaikan maksud kedatangan Tim. “Kementerian Agama Kota Bukittinggi merupakan salah satu Satuan Kerja yang tepat waktu dalam menyampaikan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas ( PMPZI ) menuju Wilayah Bebas Korupsi ( WBK ) dan Wilayah Bersih Bebas Melayani ( WBBM ) dengan Pengisian Aplikasi Monitoring Kelompok Kerja ( Pokja ) Reformasi Birokrasi ( RB ) Tahun 2018 dengan nilai 89,7. Kedatangan kami sekarang ini untuk melakukan penilaian Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tersebut dengan melakukan verifikasi Administrasi atas bukti pendukung dan melakukan penilaian verifikasi tersebut baik secara manual maupun elektronik. Kalau seandainya hasil penilaian nantinya mendapat hasil yang baik maka nanti akan turun Tim dari Menpan RB,” tuturnya.
Titik juga berharap dengan di jadikannya Kementerian Agama Kota Bukittinggi sebagai pilot project Zona Integritas dapat meningkat perubahan yang signifikan kearah positif. (Syafrial)