Lompat ke konten

1.023 Siswa Madrasah Se-Bukittinggi ikuti Syahadah Tahfizh

 

Bukittinggi, Inmas–Bapak Ka. Kanwil Kemenag Prov. Sumbar H. Hendri, S. Ag. M. Pd didampingi Ka. Kankemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda, M. Ag  Kamis, 02 Mei 2019 membuka secara resmi acara Syahadah Tahfizh ke-3 untuk 1.023 siswa madrasah (MI, MTs dan MA) se-Kota Bukittinggi bertempat di aula terbuka MTsN 1 Bukittinggi.

Turut Hadir dalam kegiatan ini Walikota diwakili sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asmara, M. Pd, Kasubbag. Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Pejabat Eselon IV di lingkungan Kankemenag Bukittinggi, Camat, Lurah, Kepala Madrasah, Kepala KUA dan sejumlah tamu lainnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanan dalam rangka upaya penguatan ciri khas Madrasah melalui program Tafizh Al-Qur’an serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai dasar pendidikan di Madrasah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kakanwil beserta jajaran yang selalu mensupport dan memberikan arahan khususnya program Syahadah Tahfizh yang merupakan salah satu program unggulan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi yang di pelopori oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dengan harapan dapat melahirkan generasi Qur’ani yang mememiliki kecerdasan Intelektual dan kecerdasan spritual guna mewujudkan madrasah hebat bermatabat khususnya di Kota Bukittinggi,” tuturnya.

Selanjutnya H. Abrar menyampaikan Allah SWT yang telah menurunkan Al-Qur’an dan Allah SWT pula yang menjaganya, Allah mengerakkan hati majlis guru, Allah mengerakkan hati orang tua, Allah mengerakkan hati tim penguji dan Allah pulalah yang mengerakkan hati anak-anak kita bisa menghafal Al-Qur’an dalam rangka memelihara Al-Qur’an tersebut. Ini adalah salah satu dari berbagai banyak cara yang di miliki oleh Allah SWT untuk memelihara dan menjaga kemurnian Al-Qur’an sehingga bisa dijadikan petunjuk, dan salah satunya hari ini sama-sama kita saksikan Syahadah dari uji kopetensi Hafalan anak-anak kita. “Pada kesempatan ini kami sampaikan kepada bapak Kakanwil dan semua tamu yang hadir bahwa uji kopentensi ini sudah dilaksanakan 2 bulan yang lalu secara bertahap dengan menyesuaikan jadwal pendidikan anak-anak kita.  Jumlah yang lulus ujian kopetensi itu berjumlah 1. 023 orang siswa, namun yang bisa hadir pada hari ini 736 orang siswa. Sementara itu 287 orang siswa merupakan siswa Madrasah Aliyah kelas XII yang telah melaksanakan perpisahan sekaligus telah di laksanakan pula syahadah Tahfizh bagi mereka mengingat mereka akan mempersiapkan uji tulis untuk mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi dimana yang mereka kehendaki,” jelas Kakan Kemenag ini.

Tim penguji telah melaksanakan uji kopetensi berdasarkan standar yang telah di tetapkan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumatera Barat dengan peserta siswa/i Madrasah Negeri dan Swasta mulai dari tingkatan MI, MTs dan MA se-Kota Bukittinggi. “Dari hasil dari uji kopetensi itu ada para siswa yang berhasil menguasai 1  Juz, 2 Juz, 3 Juz sampai dengan 12 Juz dengan beragam kelompok dan klasifikasi yang ada. Untuk itu Kami mengharapkan dan menyampaikan pada kita semua mari kita jaga semangat anak-anak kita dengan selalu memberi motivasi dan reword yang istimewa atas prestasi dunia akherat,” tutupnya.

Walikota dalam hal ini diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Bukittinggi  Asmara, M. Pd pada kesempatan tersebut atas nama pemerintahan Kota Bukittinggi menyampaikan apresiasi atas Investasi dunia akhirat yang di hasilkan KanKemenag bersama Madrasah se-Kota Bukittinggi melalui program tahfizh. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan syahadah tahfizh ini yang mana berhasil melahirkan generasi yang hafizh dan hafizhah di kota Bukittinggi. mudah-mudahan semua ilmu dan hafalan tersebut bisa diamalkan sebagi mana mestinya. Kami sangat bangga dan salut melihat anak-anak kita berhasil menjadi penghafal Al-Qur’an. Anak-anak ini pasti memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Untuk itu kami mengharapkan agar bisa di satukan dengan pelajaran umum sehingga dapat melahirkan generasi yang berilmu, ber ahklak mulia dan Hafal Al-Qur’an, Tuturnya.

Sementara itu Bapak Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat H. Hendri, S. Ag. M. Pd menyampaikan apresiasi kepada Kakan Kemenag Kota Bukittingi yang telah mendorong munculnya generasi penghafal Al-Qur’an sehingga menjadikan Bukittinggi menjadi Kota yang madani. “Kami sangat berbangga karena setiap kegiatan siswa di Madrasah selalu memakai rujukan utama Al-Qur’an dan Sunnah Rasul baik tingkat operasional maupun konseptual dalam mewujudkan Madrsah Hebat bemartabat. Senergisitas yang sudah berjalan dalam menciptakan generasi yang berkarakter dengan berbagai pihak terus di lanjutkan terutama dalam bidang menghafal Al-Qur’an. Terima kasih juga kami ucapkan untuk para orang tua wali murid yang telah mensupport anak-anaknya cinta kepada Al Qur’an, karena menurutnya, generasi penghafal Al-Qur’an adalah generasi yang cerdas, tekun dan punya semangat tinggi.Generasi yang mampu menghafal al Qur’an adalah generasi pewaris para Nabi yang memiliki kecerdasan, ketekunan dan semangat untuk menjaga al-Qur’an, mereka juga merupakan calon calon pemimpin yang diharapkan untuk masa akan datang,” tutur Kakanwil dengan penuh semangat.

Kakanwil juga menyampaikan bahwa penghafal Al-Qur’an di berikan oleh Allah tujuh keutamaan serta mengapresiasi kankemenag kota Bukittinggi yang melebihi target yang di tetapkan 330 orang hafizh, ternyata Bukittinggi bisa melampaui target tersebut tiga kali lipat sehinga sulit tertandingi oleh Kab/Kota se-Sumatera Barat. “Target Sumatera Barat tahun 2018 melahirkan 10.000 orang hafizh se-Sumatera Barat ternyata tercapai 12.000 orang lebih, maka untuk tahun 2019 ini di targetkan minimal 12.000 orang , di awal tahun ini saja Bukittinggi bisa melahir 1.023 Hafizh semoga dapat lebih di tingkatkan setiap tahunnya,” tuturnya lagi

Kakanwil Kementerian Agama Sumatera Barat H. Hendri, S. Ag. M. Pd berkesempatan menguji hafalan salah seorang siswa yang telah berhasil menghafal 12 Juz atas nama Deri Mahardika dari MAN 1 Bukittinggi dan selanjutnya menyerahkan serifikat syahadahnya. (Syafrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *