Lompat ke konten

Mualaf Pamitan, Kakan Kemenag Hadiahkan Al-Qur’an

Bukittinggi,Humas–Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi didampingi Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri menyampaikan arahan dan bimbingan kepada Mualaf, Alivia Salsabila. Bertempat di ruang kerjanya.Selasa, 13 Agustus 2024.

Beberapa waktu yang lalu, Alivia telah menemui Kakan Kemenag dan menyatakan dirinya untuk memeluk agama Islam.Namun ketika itu, Kakan Kemenag meminta Alivia untuk belajar dulu dan memahami bagaimana Agama Islam, sehingga Alivia menekuni bimbingan bersama MUI Kota Bukittinggi.

Setelah dua bulan berlalu, akhirnya Kakan Kemenag Kota Bukittinggi menyetujui Alivia untuk bersyahadat dihadapan Majelis Ulama Indonesia Kota Bukittinggi pada Selasa, 12 Agustus 2024.

Hari ini Alivia, berpamitan kepada Kakan Kemenag beserta MUI Kota Bukittinggi karena harus pergi ke Ternate untuk menjalani pekerjaan.Alivia lahir di Sikakap pada 28 Februari 2001. Saat ini berdomisili di Dusun II, RT 009/ RW 005 Kelurahan Galala, Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Maluku Utara.

Alivia mengucap syukur dan terimakasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi beserta jajaran dan MUI Kota Bukittinggi yang telah menerima serta membimbingnya. Alivia menyebutkan tidak ada paksaan dari pihak manapun kepadanya untuk memeluk agama Islam. Mualafnya Alivia karena sangat menyukai ajaran agama Islam itu sendiri dan dengan penuh kesadaran Alivia bersyahadat dihadapan MUI yang dihadiri beberapa saksi.

Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi mengucapkan selamat kepada Alivia yang saat ini telah sah memeluk agama Islam. Selanjutnya H. Eri Iswandi menyampaikan arahan dan bimbingan agar Alivia terus belajar Al-Qur’an karena Al-Qur’an adalah pedoman ajaran agama Islam. H. Eri Iswandi meminta supaya Alivia terus membaca serta menambah hafalan ayat-ayat Al-Qur’an sembari menyerahkan dua Al-Qur’an kepada Alivia, salahsatunya Al-Qur’an yang disertai terjemahan.

“Dimanapun berada jadikanlah Al-Qur’an sebagai pegangan dan pedoman. Bacaan yang tidak membosankan adalah Al-Qur’an. Semakin kita hafal, maka semakin bertambah keinginan mengulangi membaca serta bertambah semangat untuk menghafal ayat yang lainnya,” terang H. Eri Iswandi

H. Eri Iswandi menambahkan agar Alivia selalu menjaga shalat dan wudhu’. Shalat adalah tiang agama Islam, sehingga berdirinya Islam bagi seorang muslim karena menjaga shalatnya. Sedangkan wudhu’ menjadikan seorang muslim selalu terjaga dalam kesucian.

“Pelihara shalat, shalat kewajiban yang tidak bisa di lalaikan dan di tinggalkan. Karena shalat adalah tiang agama Islam. Kecuali bagi seorang wanita yang berhalangan. Maka dirikan shalat sehingga berdiri Islam dalam kehidupan. Shalat beriringan dengan wudhu’, karena wudhu’ adalah syarat sah shalat. Untuk menjaga kesucian, maka pelihara wudhu’ nya,” imbuh H. Eri Iswandi

Kakan Kemenag mendoakan semoga Alivia selamat sampai di tujuan dan sukses dalam pekerjaan serta berpesan agar Alivia selalu menambah ilmu pengetahuan agama di tempat yang baru. Menuntut ilmu agama adalah kewajiban bagi setiap muslim.

“Semoga selamat sampai tujuan, selamat menjalani pekerjaan dan tetap Istiqomah dalam Islam. Jangan lupa menimba ilmu agama, cari guru untuk memantapkan ibadah. Apakah itu shalat, membaca dan mempelajari Al-Qur’an,” pungkasnya.
(Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *