Lompat ke konten

Peninjauan Dan Pembinaan Pustaka Masjid

Bukittinggi, Humas–Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) melakukan kunjungan ke Masjid Jami’ Agung Tangah Sawah dan Masjid Baitul Jalal Bukittinggi. Rabu, 14 Agustus 2024.

Kasi Bimas Islam, H. Zulfikar didampingi Penyelenggara Zakat Wakaf, H. Amar Albar Antoni, Kepala KUA Kecamatan Guguak Panjang, Yuridarsan, Kepala KUA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Syarifuddin dan Pelaksana pada Seksi terkait, H. Syamsul Bahri dan H. Deden Muhammad Syukri menyebutkan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus peninjauan dan pembinaan pustaka masjid.

H. Zulfikar menambahkan, keberadaan pustaka masjid sangat penting untuk meningkatkan minat baca jamaah. Selain itu sebagai wadah dalam mencerdaskan jamaah pada sebuah masjid, selain adanya kajian atau ceramah agama yang disampaikan oleh seorang Da’i, salah satu bahagian terpenting yang dimiliki masjid adalah perpustakaan. Melalui pustaka masjid akan mampu menambah wawasan jamaah dan masyarakat karena banyak membaca buku-buku pengetahuan agama.

“Keberadaan sebuah masjid bukan hanya sekedar untuk melakukan ibadah shalat berjamaah semata, namun lebih dari itu sebagai pusat kegiatan masyarakat dan jamaah. Dari sekian banyak fungsi masjid, salahsatunya sebagai wadah dalam mencerdaskan jamaah. Selain adanya kajian atau ceramah agama yang disampaikan oleh seorang Da’i, maka bahagian terpenting yang harus dimiliki masjid adalah adanya perpustakaan,” jelas H. Zulfikar

“Adanya perpustakaan akan meningkatkan minat baca jamaah, bahkan memancing literasi sebagai hasil karya jamaah masjid itu sendiri,” imbuhnya

Pengurus masjid di Kota Bukittinggi menyambut baik adanya perpustakaan masjid, sehingga jamaah dan masyarakat akan sangat terbantu dalam menambah wawasan agama mereka.

“Bagi jamaah yang memiliki waktu luang di masjid, maka mereka bisa memilih buku bacaan yang ada. Namun, jamaah juga diperbolehkan untuk membawa buku yang ingin di baca ke rumah, dengan syarat hanya untuk beberapa hari dan dikembalikan lagi ke pustaka masjid. Jika belum selesai membacanya, maka harus meminjam lagi melalui petugas perpustakaan,” ungkap Pengurus masjid Baitul Jalal
(Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *