Bukittinggi,Humas–Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi mengikuti upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar pada Kamis pagi, 17 Oktober 2024. Upacara berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama setempat dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi, sebagai Inspektur Upacara.
Berikuti personil upacara peringatan HKN, pembawa acara Fitriani Atika, Komandan H. Deden Muhammad Syukri, Penggerek Bendera Devi Novita Murni, Weny Mela Sari dan Yetti Elfina, ajudan Imer Zoni, pembaca pembukaan UUD 1945 Yasri Antova, pembaca panca prasetya Korpri Fauzi, pengucap kode etik Rohis Qaulis dan pembaca do’a Indra Zoni.
Dalam sambutannya, H. Eri Iswandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir, yang terdiri dari Kasubbag TU, Kepala Seksi, Pengawas, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Madrasah, Penyuluh, serta mahasiswa magang yang turut berpartisipasi dalam upacara ini. Ia menegaskan pentingnya momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai pengingat bagi seluruh ASN untuk selalu meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.
H. Eri Iswandi menyoroti empat poin penting yang menjadi pesan utama dalam upacara peringatan HKN kali ini. Pertama, Kakan Kemenag menekankan perlunya ASN untuk selalu berpegang pada prinsip dan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas. Menurutnya, sikap tersebut adalah kunci dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan adil serta mewujudkan zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBK – WBBM).
“Seorang ASN harus memiliki kepercayaan diri dan memegang teguh prinsip dalam menghadapi segala tantangan yang ada di lapangan. Prinsip dalam memegang teguh janji ASN serta memaksimalkan pelaksanaan tugas fungsi dan bersama-sama atau berkolaborasi mewujudkan zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBK – WBBM) di Kemenag Kota Bukitttinggi,” ujarnya.
Kedua, kesiapan dan kesigapan dalam melaksanakan peraturan juga menjadi hal yang ditekankan. H. Eri Iswandi mengingatkan bahwa ASN harus selalu tanggap terhadap perubahan regulasi serta sigap dalam mengimplementasikannya, demi menjaga stabilitas dan keberlangsungan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
“ASN harus senantiasa siap dan sigap mengikuti serta menerapkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, guna memastikan pelaksanaan tugas dan optimal memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya
Tak hanya itu, sebagai ASN yang memiliki peran strategis dalam pemerintahan, H. Eri Iswandi juga mengajak seluruh jajarannya untuk mendukung penuh proses peralihan kepemimpinan nasional, termasuk pergantian Presiden dan Wakil Presiden. Ia menekankan bahwa transisi ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disambut dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme tinggi.
“Sebagai ASN, kita harus mendukung setiap proses transisi pemerintahan, apapun hasilnya, dengan tetap menjaga profesionalisme dan netralitas,” tegasnya.
Selain itu, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang, H. Eri Iswandi mengingatkan pentingnya menjaga netralitas ASN. Ia menekankan bahwa ASN harus tetap berdiri di atas kepentingan bangsa dan negara, serta tidak terlibat dalam politik praktis, guna menjaga marwah lembaga pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang objektif dan independen.
“ASN memiliki peran penting dalam menyukseskan Pilkada, namun harus tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. Mari kita bersama-sama menjaga integritas, netralitas, dan profesionalisme sebagai ASN dalam setiap langkah dan keputusan,” tutupnya.
Upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional ini diakhiri dengan doa bersama, yang dipimpin oleh Pelaksana pada Seksi Pendidikan Madrasah, Indra Zoni. Suasana khidmat tampak jelas sepanjang prosesi upacara berlangsung, dengan seluruh peserta yang tertib mengikuti setiap rangkaian acara. Kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh ASN di Kota Bukittinggi untuk terus meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai abdi negara. Di tengah dinamika perubahan yang terus terjadi, kesadaran nasional menjadi landasan kokoh dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi wujud nyata komitmen Kemenag Bukittinggi dalam membangun kesadaran bersama di kalangan ASN untuk terus berpegang pada nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan loyalitas terhadap negara, terutama dalam menghadapi dinamika politik dan pemerintahan yang akan datang.
(Andreas)