Lompat ke konten

Tiga Lembaga Sepakat, Persiapkan Kampung Zakat dan Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Bukittinggi,Humas–Kementerian Agama Kota Bukittinggi berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar Provinsi Sumatera Barat dan Badan Amil Zakat Nasional Kota Bukittinggi menggelar pertemuan hari ini.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
Senin, 11 November 2024.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi didampingi Penyelenggara Zakat Dan Wakaf, H. Amar Albar Antoni, Ketua Lemabag Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar Provinsi Sumatera Barat, Ridwan, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas0 Kota Bukittinggi, Edi Syahmian beserta pengurus dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Guguk Panjang, Yuridarsan. Kegiatan juga diikuti oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Honorer dilingkungan KUA Guguk Panjang.

Rapat ini dalam rangka silaturahmi sekaligus bincang-bincang terkait program Kampung Zakat dan Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui KUA Revitalisasi Kecamatan Guguk Panjang. Meskipun belum rampung secara sepenuhnya, ketiga lembaga sepakat dan mendukung program pemerintah terkait kampung zakat dan pemberdayaan ekonomi umat di Kota Bukittinggi.

Kakan Kemenag Kota Bukittigngi, H. Eri Iswandi menyampaikan bahwa Program Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Kampung Zakat menjadi catatan dan PR bersama, baik Kemenag, Baznas dan LAZ. Untuk itu, butuh kajian khusus serta persiapan yang matang dan berkolaborasi untuk mendukung dan menyukseskan program ini dengan seluruh pihak.

“Kita harus mempersiapkan dengan matang, melakukan kajian khusus dan berkolaborasi untuk mendukung dan menyukseskan program ini, sehingga ketika di launching nanti, kampung zakat berjalan maksimal. Kami harap kerjasama dan dukungan semua pihak. Semoga setiap bantuan kepada masyarakat, tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun. Kami menghimbau kawan-kawan di KUA untuk serius menggarap program ini, persiapkan semua lini dan berikan pendampingan secara maksimal,” ungkap H. Eri Iswandi

“Kami juga juga mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Baznas yang telah banyak berbuat dengan berbagai program serta penyaluran bantuan kepada masyarakat. Hal tersebut adalah bukti kerja nyata terhadap opini yang tidak benar dan kadangkala berkembang di tengah masyarakat. Mari kita cari solusi setiap persoalan dengan melakukan forum rembuk terhadap program yang akan kita jalankan. In Sya Allah ke dua program ini menjawab semua ketidakbenaran isu yang beredar,” tandasnya

Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. amar Albar Antoni menyebyutkan bahwa program Pemberdayaan ekonomi umat tahap satu telah sukses melalui KUA revitalisasi Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. Pemanfaatan bantuan telah berjalan dengan baik serta menunjukkan hasil yang signifikan bagi masyarakat penerima manfaat.

“Sebelumnya, program pemberdayaan ekonomi umat tahap satu telah sukses dilaksanakan melalui KUA revitalisasi Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. Pemanfaatan bantuan telah berjalan dengan baik serta menunjukkan hasil yang signifikan bagi masyarakat penerima manfaat,” terang H. Amal Albar Antoni

“Teknis yang kita lakukan adalah, pada tahun pertama kita berikan pembinaan, pengawasan pada tahun ke dua dan mengevaluasi pemanfaatan bantuan pada tahun ke tiga. Dari hasil evaluasi tersebut dapat disimpulkan, masyarakat yang menerima bantuan benar-benar terbantu dengan meningkatnya perekonomian mereka,” pungkasnya

Ketua LAZ Al-Azhar Provinsi Sumatera Barat, Ridwanmenyebutkan, Pembentukan kampung zakat dan pemberdayaan ekonomi umat adalah program kerjasama antara Kemenag RI dengan LAZ Al-Azhar pusat, dengan harapan melalui program tersebut memberikan dampak nyata bagi perkembangan perekonomian masyarakat.

“Kampung zakat dan pemberdayaan ekonomi umat adalah program kerjasama antara Kemenag RI dengan LAZ Al-Azhar pusat. Semoga memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan melalui program tersebut memberikan dampak nyata bagi perkembangan perekonomian masyarakat. Kami LAZ Al-Azhar Provinsi terus berkomunikasi dengan LAZ pusat untuk mencairkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Namun, kapan dan berapa besarannya kita masih menunggu informasi dari pusat. Akan tetapi kita, tetap usahakan, semoga secepatnya dan sesuai harapan,” terang Ridwan

“Apabila bantuan ini telah bergulir, In Sya Allah LAZ akan turun langsung untuk melakukan pembinaan dan evaluasi kepada para penerima manfaat,” tandasnya

Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Edi Syahmian juga memberikan sinyal positif terhadap kedua program tersebut.

“In Syaa Allah kami mendukung dan membersamai program ini, akan tetapi tentunya sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang ada,” ungkap Edi Syahmia

“Kami berharap dukungan semua pihak termasuk Penyuluh Agama Islam yang memberikan pembinaan kepada calon penerima manfaat.Terkait dua program ini, sesuai prinsip kolektif kolegial, kami akan rembukan terlebih dahulu dan komunikasikan pada rapat pleno,” tandasnya
(Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Page Reader Press Enter to Read Page Content Out Loud Press Enter to Pause or Restart Reading Page Content Out Loud Press Enter to Stop Reading Page Content Out Loud Screen Reader Support