Lompat ke konten

Kontingen Pospenas Kota Bukittinggi Secara Resmi Dilepas

Bukittinggi–Inmas. Satu hari sebelum bertolak ke Padang, seluruh kontingen beserta ofisial Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) berkumpul di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi untuk dilepas secara resmi oleh Walikota.

Hadir dalam acara tersebut, Walikota yang diwakili oleh Asisten I Kota Bukittinggi, Noverdi.  Kepala Kantor Kementerian Agama (KaKan Kemenag) Kota Bukittinggi, H. Abrar Munanda didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, H. Zulfikar, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD PP), H. Tamrin beserta pejabat pimpinan di lingkungan Kantor Kemenag Kota Bukittinggi. Hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi serta Pimpinan Cabang Bank Syari’ah Mandiri (BSM).

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci al-Quran oleh Ustadz Jamhur Syairin yang kemudian dilanjutkan dengan laporan oleh Kasi PD PP, H. Tamrin selaku penanggungjawab kegiatan.

Dalam laporannya, H. Tamrin menyampaikan, bahwa latar belakang Pospenas adalah wahana untuk mewujudkan jati diri Pondok Pesantren yakni berlomba dalam kebaikan mengharap ridha Allah SWT.

“Latar belakang tersebut yang mendorong santri untuk berprestasi dan berkreasi dalam olahraga dan seni dalam rangka mengharumkan nama bangsa dan negara Republik Indonesia,” tuturnya.

Disamping itu, Kasi PD PP juga menyampaikan dasar hukum pelaksanaan kegiatan, cabang lomba yang diadakan serta ofisial dan kontingen yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah kita sudah koleksi satu emas dan satu perak pada Pordida tingkat Provinsi Sumatera Barat pada cabang pencak silat bulan lalu, dan kita berharap semoga kontingen Pospenas juga sukses mendulang prestasi pada ajang dua tahunan ini,” tambahnya.

Senada dengan itu, Dalam sambutannya, KaKan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Abrar Munanda menyampaikan bahwa satu tiket dari cabang pencak silat telah diraih oleh atlit Kota Bukittinggi untuk mewakili Provinsi Sumatera Barat di tingkat Nasional.

H. Abrar sangat mengapresiasi kegiatan Pospenas ke-VIII tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26 s/d 28 September 2019 di Padang. Sebelum memberikan arahan dan sambutan, H. Abrar mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan ikut serta menyukseskan dan membantu baik secara moril maupun materil untuk suksesnya acara Pospenas. Terlebih kepada Walikota Bukittinggi, pihak BSM, BPD, Baznas, H. Nelson yang telah banyak membantu dan mendukung kegiatan tersebut.

“Satitiak kami lauik an, sakapa kami gunuangkan. Indak muek di tapak tangan, jo niru kami tampuangkan,” ucapnya.

Dalam arahannya H. Abrar menyampaikan  bahwa olahraga merupakan sunah, menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sistem pendidikan.

“Santri di Pesantren tidak hanya berjibaku dengan agama dan kitab kuning semata, tapi juga bisa menempa diri dan memperkuat fisik dengan berolahraga dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan. Orang yang sehat, akan lebih mudah menerima ilmu dan pelajaran,” ucapnya.

Alumni MAN Koto Baru ini juga berpesan kepada kontingen, ofisial dan tim Kemenag Kota Bukittinggi untuk selalu menjaga kondisi, baik fisik maupun mental untuk siap berlaga dan bertanding.

“Jangan kalah sebelum bertanding. Jangan terpancing dengan gaya dan sikap yang mematahkan mental. Dalam kondisi apapun, tetap jaga sportifitas. Menang dengan sportif dan dengan cara yang jujur sangat membanggakan. Tapi menang dengan kecurangan tidak ada nilainya. Biar kalah dengan terhormat dari pada menang dengan cara curang, namun raih kemenangan disaat kita mampu untuk itu,” pesan H. Abrar.

“Selamat bertanding dan berjuang dengan penuh sportifitas, semoga pulang dengan prestasi maksimal sesuai sumber daya yang dimiliki. Kami tidak membebani kontingen dengan kata-kata harus juara, tapi ketika peluang juara itu ada perjuangkanlah dengan sekuat tenaga,” H. Abrar mengakhiri.

Kontingen dilepas secara resmi oleh Walikota yang diwakili oleh Asisiten I Kota Bukittinggi, Noverdi.

Noverdi menyampaikan permohonan maaf Walikota Bukittinggi karena tidak dapat menghadiri dan melepas kontingen Pospenas asal Kota Bukittinggi karena sedang ada dinas di luar daerah.

“Pemerintah Kota Bukittinggi mengapresiasi yang sebesar-besanya kegiatan Pospenas ini dan ucapan terimakasih kepada Kemenag Kota Bukittinggi yang telah memfasilitasi serta semua pihak yang telah mendukung setiap kegiatan, sehingga mengharumkan nama Bukittinggi baik di tingkat Nasional maupun Provinsi,” tuturnya.

“Melalui ajang Pospenas seluruh kontingen akan bertemu dengan santri dari pesantren daerah lain, sehingga tidak haya bertanding tapi juga ajang menambah teman dan mempererat silaturahmi,” imbuhnya.

Dalam arahannya, Noverdi menyampaikan beberapa pantun yang disambut dengan tepuk tangan oleh seluruh yang hadir.  Pada kesempatan itu, Ia juga meminta kepada kontingen dari cabang Stand Up Comedy untuk menampilkan kebolehannya.

Ruangan dipenuhi gelak tawa dan iringan tepuk tangan saat dua santri dari cabang Stand Up Comedy menampilkan aksi panggung mereka. Keduanya diberi bonus oleh Asisten I, Kepala Kemenag dan Pimpinan Cabang BSM.

“Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas. Semoga menang dan menjadi wakil Sumatera Barat untuk tingkat Nasional,” Noverdi mengakhiri. (Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *