Lompat ke konten

MAN 2 Bukittinggi Jadikan Pemikiran Kreatif Yang Menghasilkan Inovasi

Bukittinggi, Inmas–Banyak pemikiran kreatif yang menghasilkan inovasi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, kali ini Madrasah Aliyah Negeri 2 Bukittinggi bersama Mr. Alexander dan Mr. Anto guru bahasa inggris di MAN 2 Bukittinggi mencetuskan program Breakfast house yang saat itu para siswa diwajibkan bercakap-cakap dalam bahasa Inggris. Mr. Alexander adalah guru bahasa inggris program English Teacher Assistant (ETA) Ditjen Pendis Kementerian Agama RI yang di tugaskan di MAN 2 Bukittinggi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukitinggi H. Abrar Munanda Selasa pagi (23/10) pukul 06.30 wib mengunjungi MAN 2 untuk menyaksikan secara langsung program Breakfast house yang digagas jajaran MAN 2 Bukittinggi bersama Mr. Alex dan Mr. Anto tersebut sekaligus memberikan memotivasi.

Mr. Alex ketika di wawancara Inmas, dengan di terjemahkan salah seorang siswa MAN 2 Kota Bukittinggi menyampaikan bahwa. “Kedatangannya ke MAN 2 Kota Bukittinggi bukan hanya untuk mengajar bahasa inggris saja, akan tetapi juga memberikan motivasi serta mengajar kepemimpinan, disiplin, kreatifitas dan lainnya”, tuturnya.

“Ketika ada para siswa yang kelihatan kurang fit dan kelelahan dalam mengikuti pelajaran, kami bertanya-tanya selanjutnya di teliti ternyata ada masalah dari sarapan pagi mereka, kemudian kami mencoba mencarikan alternatif yang kreatif bagaimana mencarikan solusi bagi mereka tersebut sekaligus belajar khususnya bahasa ingris. Maka di cetuskanlah program Breakfast house yang selain untuk berbagi dengan memberikan sarapan pagi,juga belajar bahasa inggris, berlatih kepedulian dan kedisiplinan”, tuturnya

Kepala Kankemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda sangat mengapresiasi program Breakfast house yang dilakukan MAN 2 Bukittinggi,dengan beranjak dari kepedulian atas sesama. “Suatu kebanggaan bagi kami atas sebuah kreatifitas yang dilakukan sehingga melahirkan inovasi, beranjak dari keprihatinan dengan adanya penurunan peformen para siswa (mengantuk dan lemas) dalam mengikuti pelajaran. ketika di teliti dan diamati ternyata ada masalah dengan sarapan pagi dan ada kekurangan dari segi financial mereka”, tutur Kakan Kemenag Ini.

Beranjak dari itu semua, MAN 2 Kota Bukittinggi melalui Kepala Madrasah dan semua Majlis Guru bersama Mr. Alex (Guru dari Amerika) melahirkan sebuah inovasi berbentuk Breakfast house yang di kelola lansung oleh para siswa, dari siswa dan untuk siswa yang bersumber dari kepedulian sosial keluarga besar MAN 2 Kota Bukittinggi. “Dengan biaya nya yang cukup murah namun menghasilkan manfaat yang sangat besar, para siswa bersemangat dalam belajar, tentunya juga akan dapat meningkatkan prestasinya. Kami sangat bangga dan mengapresiasi inovasi yang di lakukan MAN 2 Kota Bukittinggi. Kami berharap virus-virus kreatif dan inovatif ini dapat di tularkan ke seluruh Madrasah yang ada di Bukittinggi, Program ini akan kita massalkan di Bukittinggi”, tuturnya. (Syafrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *