Bukittinggi_Inmas. Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda didampingi oleh Plt. Kasi Pais H. Gazali serta beberapa offisial dari Kantor Kemenag Kota Bukittinggi dan pihak sekolah, mendampingi langsung seluruh kontingen asal Kota Bukittinggi yang akan berlaga pada ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) ke-IX di Asrama Haji Padang. Ajang dua tahunan ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 14-16 September 2019.
Secara keseluruhan Kota Bukittinggi mengutus 24 orang siswa/i terbaik dari berbagai sekolah untuk mengikuti acara dengan motto “Keberagamaan Generasi Milenial Yang Moderat” tersebut. Kota Bukittinggi mengutus kontingen tingkat SD sebanyak 9 Orang, SMP 10 Orang dan SMA/ SMK sebanyak 5 Orang yang akan mengikuti beberapa cabang lomba diantaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), pidato PAI (PAI), Musabaqah Hizfil Qur’an (MHQ), Lomba Cerdas Cermat PAI (LCP), Lomba Kaligrafi Islam (LKI), Lomba Kreasi Busana (LKB), Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami (CERIS) dan Lomba Penulis Karya Ilmiah Remaja PAI (KIR-PAI).
H. Abrar Munanda berharap seluruh kontingen mampu menampilkan kemapuan terbaik mereka dan membawa Kota Bukittinggi meraih hasil terbaik pada Pentas PAI 2019 ini.
Tampak hadir Kakanwil Kemenag Sumbar H. Hendri yang didampingi Kabag TU H. Irwan dan seluruh Kabid di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar. Turut hadir dalam acara pembukaan, Kepala Balai Diklat Keagamaan Padang, Kepala UPT Asrama Haji, seluruh Kakan Kemenag Kab/Kota, seluruh Kasi di Bidang Pakis Kanwil Kemenag Sumbar serta Panitia dan Dewan Hakim.
Tari pasambahan serta penyuguhan siriah dalam carano menyambut kehadiran Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat sebelum melakukan pembukaan ajang bergengsi ini.
Sesuai laporan panitia pelaksana H. Armadi, menyampaikan bahwa jumlah peserta adalah 479 Orang asal Kabupaten/ Kota Se-Sumatera Barat.
“Pentas PAI IX diselenggarakan untuk mencapai tujuan pendidikan Nasional yaitu mewujudkan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak Mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab” ungkap H. Armadi.
Dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi, H. Hendri menyampaikan apresiasi kepada Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) serta panitia yang telah berjuang dan berusaha maksimal sehingga kegiatan Pentas PAI IX yang bertemakan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Ucapan terimakasih juga disampaikan H. Hendri kepada seluruh undangan yang hadir dan pihak-pihak terkait baik ditingkat pusat maupun daerah serta seluruh elemen dan praktisi pendidikan yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Menurut Kakanwil, pendidikan agama adalah modal sebuah bangsa. Pendidikan agama adalah pondasi sebuah bangsa karena mampu membawa peserta didik menjadi manusia yang berkarakter, berintegritas, punya wawasan yang luas, manusia yang mempunyai sumber daya yang berkualitas, manusia yang berbudi luhur dan manusia yang seutuhnya yang tahu arti kehidupan yang sesungguhnya.
“Semoga acara ini mampu menjadi ajang peningkatan kualitas siswa/i dan tumbuh menjadi generasi yang menguasai kemajuan teknologi yang super cepat dalam menghadapi tantangan yang luar biasa”, harapnya.
“Pentas PAI merupakan implementasi dari pengembangan PAI yang akan memberikan penguatan dan peningkatan terhadap pengamalan ajaran Agama Islam kepada siswa di sekolah dan ditengah masyarakat. Untuk itu, perlu kita lakukan peneladanan, pembiasaan, pembudayaan, pemberdayaan, pemberharuan dan motivasi bagi peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat terutama pengembangan Kegiatan Keagamaan di Sekolah,” tambah H. Hendri.
Kakanwil Kemenag Sumbar mengharapkan agar dewan hakim mampu bekerja secara profesional, maksimal serta adil dalam memberikan penilaian.(Andreas)