Bukittinggi, Inmas–Kakan Kemenag Kota melalui Penyelenggara Syari’ah mengadakan rapat koordinasi & menyaring Informasi terkait aliran sesat dan paham keagamaan bersama kepala KUA, Penghulu, Penyuluh Agama Islam dan JFU Kamis, 26/09/2019 bertempat di Aula Kankemenag setempat.
Hj. Misra Elfi Penyelenggara Syaria’ah Kankemenag kota Bukittinggi yang juga termasuk Tim pakem didampingi JFU H. Deden Muhammad Syukri dan Maiva Rozalinda menyampaikan bahwa rapat ini diadakan untuk lebih meningkatkan koordinasi serta menerima masukan dan informasi terkait aliran sesat dan paham keagamaan di Kota Bukittinggi dengan tujuan agar menghindari adanya paham-paham dan aliran kepercayaan yang menyimpang di masyarakat.
Hasil dari rapat ini akan dibawa dalam rapat Tim Pakem Kota Bukittinggi untuk mengevaluasi pelaksanaan pengawasan aliran kepercayaan masyarakat di Bukittinggi serta dinamika masyarakat khususnya pengembangan ajaran-ajaran keagamaan oleh sekelompok orang di Bukittinggi. ” Alhamdulillah saat ini kota Bukittinggi dalam kondisi kondusif dan belum ditemukan adanya aliran kepercayaan masyarakat yang menyimpang dan sesat secara formal namun tidak tertutup kemungkinan ada pergerakan-pergerakan yang belum kita ketahui . Saat ini menurut laporan dari masyarakat ada beberapa aliran yang di curigai dan sedang di identifikasi serta berada dalam pengawasan Tim Pakem dan Kankemenag Bukittinggi,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia berharap peran serta masyarakat secara aktif di lingkungan tempat tinggal masing-masing untuk ikut mengawasi kegiatan keagamaan dan aliran kepercayaan lainnya. “Kami berharap kita bisa saling koordinasi dan sinergi dalam pencegahan apabila terindikasi ada aliran sesat untuk segera menindak lanjutinya bersama pihak yang berwenang,” tuturnya (Syafrial)