Lompat ke konten

2024 Seluruh Produk Ada Jaminan Halal

Bukittinggi–Inmas. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU), H. Zulfikar yang didampingi oleh Kepala Seksi Bimas Islam, H. Gazali, menerima kunjungan koordinasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dari Kepala Sub Bidang Kerjasama Lembaga Pemeriksaan Halal Dalam Dan Luar Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia, Nadra di kantor Kemenag Kota Bukittinggi. Pagi ini, Senin (21/10).

Sebagai salah satu unsur pendukung di Kementerian Agama RI yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Agama, BPJPH bertugas melaksanakan penyelenggaraan jaminan produk halal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain melindungi umat dari konsumsi produk yang tidak jelas kehalalannya, penyelenggaraan produk halal juga bahagian dari bisnis untuk memperbaiki ekonomi pengrajin dan pengusaha terkait. Apalagi Indonesia selaku Negara Muslim terbesar di dunia.

Kehadiran Nadra dari Kemenag RI, disambut oleh H. Zulfikar bersama H. Gazali dan melakukan perbincangan di ruang rapat kepala kantor setempat. Seluruh bahasan dalam dialog tersebut semuanya menjurus kepada jaminan produk halal di Kota Bukittinggi.

Nadra yang membidangi urusan tersebut, melakukan koordinasi tentang produk halal dengan Kasubbag TU dan Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Bukittinggi.

“Setelah dilakukan koordinasi, tindakan selanjutnya adalah melakukan sosialisasi kepada instansi dan pengusaha terkait, sehingga seluruh produk memiliki jaminan halal,” terang Gazali usai pertemuan.

“Kita akan berupaya, melalui sosialisasi dan koordinasi dengan pihak terkait yang ada di Kota Bukittinggi, baik pengusaha makanan maupun pembuat produk rumah tangga agar produk tersebut sesuai dengan UU dan peraturan dari pusat,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Nadra mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 nanti akan diadakan pertemuan 3 (tiga) Negara di Kota Bukittinggi terkait produk halal. Tiga Negara dimaksud adalah Malaysia, Thailand dan tuan rumah Indonesia. Melalui pertemuan, sosialisasi dan koordinasi pada tahun 2024 nanti seluruh produk telah ada jaminan halalnya, tegas Nadra. (Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *