Lompat ke konten

FKUB Kabupaten Asahan Kunjungi Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Inmas–Berdasarkan Program Kerjanya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Asahan Sumatera Utara mengunjungi FKUB Kota Bukittinggi Kamis, 31/10/2019. Kunjungan study banding dan silaturahmi dari FKUB kabupaten Asahan tersebut di sambut Kakan kemenag Kota Bukittinggi di wakili H. Gazali, Ketua FKUB Kota Bukittinggi H. Salman dan sejumlah pengurus FKUB lainnya bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi.


H. Salman Ketua FKUB Kota Bukittinggi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan memaparkan sekelumit tentang Kota Bukittinggi. “Kota Bukittinggi luas wilayahnya cuma 25 km² yang bisa dibangun hanya 19 km² selebihnya adalah ngarai. Penduduk Bukittinggi cukup beragam Karena itu koordinasi merupakan hal yang sangat penting di Kota ini. Setiap isu yang rentan segera ditindak lanjuti sehingga tidak membesar dan mengganggu aktifitas kota,” paparnya.


Selanjunya Ketua FKUB Bukittinggi ini mengatakan anggota FKUB Bukittinggi berjumlah 17 orang. “Sumbar memiliki falsafah adat basandi syarak syarak basandi kitabullah Ada pula falsafah tali tigo sapilin. Tidak bisa dipisah antara pemuka agama dan tokoh masyarakat. Hal itu juga masih sangat erat di Bukittinggi,” pungkasnya.


Sementara itu Kakan Kemenag kota Bukittinggi melalui H. Gazali yang juga merupakan Sekretaris FKUB Kota Bukittinggi ini menyampaikan bahwa FKUB Kota Bukittinggi selalu mengadakan dialog secara dua arah. “Dialog tidak hanya dilakukan secara formal tapi juga non formal dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda juga dijangkau sebagai alat pemersatu masyarakat seperti lewat turnamen futsal, gerak jalan kerukunan dan sebagainya. Setiap ada persoalan selalu dilakukan dialog sehingga jikapun ada gesekan dapat diatasi dengan musyawarah dan mufakat. Tidak harus di Gedung, tapi sambil minum kopi di warung kopi bisa dipakai untuk tempat dialog menyelesaikan masalah.,” tuturnya


H. Humaidi Syamsuri Pane Ketua FKUB Kabupaten Asahan menyampaikan terima kasih atas sambutan keluarga besar FKUB Kota Bukittinggi dan menyampaikan maksud kedatangannya selain untuk bersilaturahmi, kedatangan rombongan juga untuk mengetahui sekaligus menyerap berbagi informasi terkait harmonisasi kerukunan hidup umat beragama di Kota Bukittinggi. “Kami sangat bersyukur bisa sampai di Kota Bukittinggi yang senantiasa aman dan damai. Boleh dikatakan bahwa konflik agama hampir tidak terjadi meski terdapat berbagai suku, agama, ras dan antar golongan di kota wisata ini,” tuturnya.


Selanjutnyanya H. Humaidi Syamsuri Pane memperkenalkan rombongan satu persatu serta menyampaikan bahwa peran dan tanggung jawab semua pihak sangat di perlukan untuk menjaga suasana aman dan nyaman serta damai, mulai dari pemerintah bersama sejumlah stakeholder termasuk FKUB dan juga peran masyarakat yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Artinya masyarakat menyadari bahwa kenyamanan dan kentraman hidup bermasyarakat merupakan suatu kebutuhan. (Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *