Lompat ke konten

Pokjaluh Bukittinggi Gunakan Aplikasi Meeting Dalam Menyikapi Penyebaran Covid-19

Bukittinggi, Inmas–Di tengah merebaknya virus Covid-19 terlihat mempengaruhi segala aktifitas manusia, baik kapasitas sebagai Siswa, guru, karyawan, pelaku usaha, jasa, ASN dan lain sebagainya. Dari berbagai himbauan dan edaran serta anjuran dari berbagai pihak yang berwenang semuanya itu bermuara kepada sikap untuk menghadapi wabah virus tersebut. Salah satunya adalah nenghindari  perkumpulan masa serta pertemuan yang banyak orang yang di istilahkan juga Social Distancing (Menjaga jarak) dan kegiatan sosial lainnya.

Khusus bagi Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Bukittinggi, hal ini juga harus di sikapi dengan bijak. Seperti yang biasa Pokjaluh Kemenag Kota Bukitiinggi sekali seminggu selalu melakukan pertemuan. Dimana berkumpulnya seluruh anggota pada setiap pertemuan tersebut. Untuk Hari ini dan selanjutnya Pokjaluh Kankemenag Kota Bukittinggi mengambil langkah baru untuk tetap terjadinya pertemuan di internal Pokjaluh dengan tidak mengabaikan seruan anjuran dari pihak yang berwenang dengan mensosialisasikan penggunaan aplikasi pertemuan jarak jauh.

“Pokjaluh Kemenag kota Bukittinggi memakai Apilkasi Zoom Vidio sebagai salah satu langkah untuk membatasi pertemuan dan kontak secara langsung di tengah wabah Covid-19. Disatu sisi kita ingin mencegah tidak menularnya wabah Virus Covid-19 tersebut. Sementara itu di sisi lain kita juga ingin pertemuan rutin ini tetap berjalan seperti biasa bahkan kalau bisa di kembangkan ke masing-masing penyuluhan,” tutur Rusman Edi Ketua Pokjaluh Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi kepada Inmas Senin, 23 Maret 2020.

Selanjutnya Kata Rusman Edi langkah dengan mensosialisasikan Apilikasi yang biasa di pakai dalam dunia pembelajaran ini kita berharap tugas dan fungsi kita bisa berjalan seperti biasa. “Cukup membuka aplikasi ini dan memonitor anggota yang hadir atau bergabung Penyuluhan dan Diskusi tetap jalan,” ungkap Rusman Edi lagi.

Sementara itu Ka. Kankemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda sangat menyambut positif  penggunaan aplikasi tersebut di kalangan Pokjaluh kemenag Kota Bukittinggi sebagai penganti kegiatan pertemuan rutin bahkan kegiatan penyuluhan yang bersifat mengumpulkan masa dalam rangka menghindari penularan wabah virus Covid-19.

“Aplikasi Zoom merupakan aplikasi komunikasi dengan menggunakan video.Aplikasi tersebut dapat digunakan dalam berbagai perangkat seluler, desktop,hingga telepon dan sistem ruang. Aplikasi meeting daring ini menjadi salah satupilihan bagi para pekerja yang terpaksa harus menyelesaikan pekerjaannya dirumah atau work form home karena wabah COVID-19. Mudah-mudahan hal ini bisamembantu penyuluh agama Islam dalam melaksanakan tugas dan fungsinya ditengah-tengah masyararakat dengan tetap mengikuti himbauan pemerintah. Salahsatunya mengunakan Aplikasi Meeting ini,” tuturnya. (Rusman Edi/Syafrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *