Lompat ke konten

Rapat Evaluasi Pemberian Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Bukittinggi, Humas–Dalam rangka evaluasi pelaksanaan dan perkembangan pemberian bantuan pemberdayaan ekonomi umat melalui program Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) tahun 2022 lalu. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi didampingi Penyelenggara Zakat Wakaf, Hj. Misra Elfi, Kepala KUA MKS, Syarifuddin, JFU Penyelenggara Zakat Wakaf, H. Deden Muhammad Syukri dan Maiva Rozalinda melakukan rapat evaluasi bersama dengan pendamping penerima bantuan pemberdayaan ekonomi umat, Selasa (7/2) bertempat di Rumah Makan Gon Raya Bukittinggi.

Ustadz, Salim pendamping pemberdayaan ekonomi umat dari LAZ Al-Azhar menyampaikan bahwa dari evaluasi yang dilakukan penerima bantuan pemberdayaan ekonomi umat melalui program Revitalisasi KUA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan pada umumnya sudah mengalami perkembangan, namun ada beberapa yang perlu pendampingan intensif. “Alhamdulillah penerima bantuan ekonomi umat pada umumnya sudah mengalami peningkatan, namun masih ada beberapa yang perlu mendapatkan pendampingan baik dari segi teknis pelaporan, pengembangan usaha dan bimbingan keagamaan,” jelasnya.

Sementara itu Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi menyampaikan terimakasih kepada pendamping baik dari LAZ Al-Azlhar maupun Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota yang sungguh-sungguh mendampingi para penerima bantuan pemberdayaan ekonomi umat. “Dari hasil evaluasi yang disampaikan Alhamdulillah kita dapat melihat perkembangan manfaat dari penerima bantuan pemberdayaan ekonomi umat ini, namun masih ada kekurangan-kekurangan yang mesti kita perbaiki. Ibaratnya kita sekarang ini sudah berlayar dan berada di tengah lautan, jangan sampai berhenti agar jangan sampai terombang-ambing di hempas ombak atau tenggelam. Untuk itu kami meminta kita semua untuk intensif mendampingi mereka dilapangan serta merespon dengan cepat setiap kendala-kendala dan hambatan-hambatan yang dihadapi serta mencarikan solusinya,” harap H. Eri Iswandi.

Selanjutnya H. Eri Iswandi meminta pendamping untuk follow up setiap perkembangan yang dialami penerima bantuan pemberdayaan ekonomi umat serta mengeksposenya sehingga diharapkan dapat memberikan motivasi bagi yang lainya,” tuturnya lagi. (Syafrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *