Lompat ke konten

Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Di Satuan Pendidikan Pada Kementerian Agama

Bukittinggi,Humas–Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Di Satuan Pendidikan Pada Kementerian Agama yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan kebudayaan.Bertempat di Grand Rocky Hotel Bukittinggi. Selasa, 20 Agustus 2024.

Kegiatan diikuti oleh 50 orang peserta yang melibatkan utusan dari Kemenko PMK, KPAI, Kemenag RI, Kanwil Kemenag Sumbar, Kemenag Kota Bukittinggi, Kemenag Kabupaten Agam dan Perwakilan Pengasuh Ponpes Bukittinggi dan Agam.Dari Kantor Kemenag Kota Bukittinggi kegiatan diikuti oleh Kakan Kemenag, Kasubbag TU, Kasi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren, Kasi Pendidikan Madrasah, Penyelenggara Zakat Wakaf serta utusan Kantor dan Madrasah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Warsito, didampingi Plt. Asisten Deputi Pendidikan Keagamaan, Ahmad Saufi. Sebelum membuka kegiatan, Warsito menyampaikan bahwa Sumatera Barat adalah daerah yang banyak melahirkan tokoh dan ulama sehingga tidak diragukan lagi bagaimana pendidikan keagamaan serta pondok pesantren dalam mencetak generasi dan menciptakan pendidikan yang sangat baik melalui lembaga pendidikan yang ada di Sumatera Barat khususnya di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Warsito menambahkan bahwa lembaga pendidikan termasuk Pondok Pesantren harus menjadi tempat yang nyaman bagi pelajar, peserta didik atau santri. Maka setiap kejanggalan atau masalah yang terjadi di dunia pendidikan khususnya pesantren, harus segera ditangani sejak dari hulu sampai ke hilir.

“Mengantisipasi semua permasalahan yang akan terjadi, dimulai dari penetapan standar pelayanan sebagai syarat pendirian sebuah pesantren, tersedianya sistem pelaporan terintegrasi antar stakeholder dan meningkatkan pembinaan, pendataan serta pengawasan oleh Pemerintah Daerah bersama Kementerian Agama,” tegas Warsito

Warsito berharap semoga tidak ada lagi kekerasan pada pondok pesantren dan lembaga pendidikan serta menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak pada kegiatan rakor tersebut.

“Terimakasih atas dukungan semua pihak. Mari bersama-sama meningkatkan pengawasan serta menghentikan segala bentuk kekerasan baik fisik, psikis, seksual, penelantaran dan bullying terhadap santri dan pelajar. Semoga tidak terjadi lagi tindak kekerasan apapun dalam dunia pendidikan,” pungkasnya

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada Kemenko PMK serta Kanwil Kemenag Sumbar yang telah menjadikan Bukittinggi sebagai pusat penyelenggaraan kegiatan dan siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah serta program yang ada.

H. Eri Iswandi menambahkan pentingnya kerjasama antara seluruh elemen terkait, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga pemerintah, untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi peserta didik.

“Keamanan dan kenyamanan di lingkungan pendidikan merupakan prioritas utama. Kita harus memastikan bahwa seluruh pelajar atau santri dapat belajar tanpa rasa takut dan intimidasi,” ujar H. Eri Iswandi

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi Kementerian Agama untuk memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan kekerasan serta memberikan penanganan yang tepat terhadap kasus-kasus yang terjadi,” imbuhnya

Usai pembukaan, seluruh peserta mengikuti materi serta diskusi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan pada dunia pendidikan.Materi disampaikan oleh tiga orang narasumber:

1. Komisioner KPAI Klaster Pemenuhan Hak Anak, Aris Adi Leksono menyampaikan materi tentang Perlindungan Anak (Urgensi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Pada Anak dilingkungan Pesantren.

2. Plt. Kasubdit Pendidikan Pesantren Direktorat Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Hj. Siti Sakdiyah menyampaikan materi tentang Strategi Pengawasan, Pengembangan Dan Pembinaan Pondok Pesantren.

3. Plt. Kepala Bidang Pendidikan Agama Dan Pendidikan Keagamaan Islam, H. Hendri Pani Dias menyampaikan materi tentang Pengawasan Dan Pembinaan Pondok Pesantren Di Provinsi Sumatera Barat.
(Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *