Bukittinggi,Humas–Sebanyak 18 orang rombongan kontingen dan official asal Kota Bukittinggi yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) VI Tingkat Nasional dilepas secara resmi.
Dilepas oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi sore ini, didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi dan Ketua FKDT, Mulyadi Usman.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
Rabu, 13 November 2024.
Kontingen asal Kota Bukittinggi nantinya akan memperkuat Provinsi Sumatera Barat yang akan bertanding di Universitas Islam An-Nur Lampung Selatan 15-18 November 2024.
H. Eri Iswandi mengapresiasi langkah serta kejelian Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Bukittinggi yang telah sukses melahirkan kontingen mewakili Provinsi Sumatera Barat pada tingkat nasional.
“Terimakasih dan apresiasi kepada FKDT serta para pelatih yang jeli memilih, membimbing dan mempersiapkan kontingen Porsadin asal Kota Bukittinggi, serta terimakasih kepada orang tua santri yang selalu memberi peluang dan menyemangati anak-anak mereka,” Ungkap H. Eri Iswandi
“Kepada santri dari Kota Bukittinggi yang akan membela Sumatera Barat pada ajang Porsadin tingkat nasional, untuk semangat dalam mengikuti perlombaan. Selalu jaga kondisi kesehatan, pola makan serta waktu istirahat. Karena hal tersebut bisa mempengaruhi performa bertanding,” ajaknya
“Baik santri maupun official, meski dari Kota Bukittinggi, namun semuanya membawa nama Sumatera Barat. Tunjukkan sikap dan sifat orang Minangkabau yang ramah dan selalu menjunjung tinggi sportifitas. Tujuan bertanding adalah meraih gelar juara, akan tetapi lebih daripada itu adalah memperkuat silaturahmi antar pesantren dan menambah teman atau sahabat,” imbuhnya
“Meski para santri hari ini telah berlaga pada ajang nasional, jangan hanya sampai disini, ke depannya tetap lanjutkan pembinaan dan latihan. Walaupun beberapa prestasi telah ditorehkan, jangan berhenti dulu, teruslah berprestasi. Tidak tertutup kemungkinan, prestasi tersebut ikut menentukan masa depan, dimana Indonesia 2045 nanti, generasi hari inilah yang akan mengisi dengan karya-karya mereka,” ajaknya
“Selamat pulang pergi, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan menjadi yang terbaik. Jangan lupa minta restu kepada orang tua, dengan restu, keikhlasan dan do’a mereka In Syaa Allah berkah dan lancar kegiatan yang kita ikuti.,” pungkasnya
(Andreas)