Lompat ke konten

Pembinaan Guru PAI, Peningkatan Kompetensi

Bukittinggi, Humas–Kementerian Agama Kota Bukittinggi melaksanakan kegiatan pembinaan kompetensi bagi para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-PNS di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK. Beretmpat di aula Kantor Kemenag setempat. Kamis, 14 November 2024. Dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, H. Tamrin.

H. Eri Iswandi membuka acara sekaligus memberikan pembinaan terkait kompetensi guru yang harus dimiliki guna mendukung peningkatan mutu pendidikan agama di sekolah. Dalam sambutannya, Kakan Kemenag menyampaikan pentingnya guru PAI memiliki empat kompetensi dasar, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Menurutnya, guru dengan kompetensi ini mampu menciptakan suasana belajar yang efektif dan kondusif bagi peserta didik.

“Kemampuan pedagogik memungkinkan guru untuk memahami metode pengajaran yang baik, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan mudah oleh siswa. Selain itu, kompetensi kepribadian membuat guru mampu menjadi sosok teladan bagi para murid, sementara kompetensi sosial mendorong mereka untuk membangun hubungan baik dengan siswa, orang tua, dan masyarakat,” jelas H. Eri Iswandi.

H. Eri Iswandi juga menegaskan bahwa kompetensi profesional sangat penting bagi seorang guru. Kompetensi ini membantu guru untuk menguasai materi yang akan diajarkan dengan baik, sehingga mampu menyampaikan informasi dengan jelas dan efektif.

“Kompetensi profesional harus terus diasah agar guru tidak hanya paham materi agama, tapi juga bagaimana cara menyampaikan dengan baik dan benar. Mari terus mengasah kemampuan, persiapkan diri dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Seorang guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa yang terus berkembang,” tambahnya

Sesi pembinaan ini tidak hanya berisi arahan dari Kepala Kemenag, tetapi juga penyampaian materi yang mendalam oleh H. Tamrin, selaku Kasi PAI Kemenag Kota Bukittinggi. Dalam materinya, H. Tamrin membahas strategi pengembangan kompetensi untuk para guru PAI yang hadir. Ia memberikan tips dan cara praktis bagi guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kemenag.

“Semoga mutu pendidikan agama pada sekolah umum di Kota Bukittinggi akan semakin baik. Hal ini juga sejalan dengan visi Kemenag untuk menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan,” harapnya

“Pembinaan kompetensi ini merupakan langkah penting yang diambil oleh Kemenag Bukittinggi untuk memastikan bahwa para guru agama memiliki standar kompetensi yang tinggi. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan memberi dampak positif terhadap kualitas pendidikan pada sekolah umum,” ulasnya

Selanjutnya, pembinaan ini juga melibatkan H. Yeffirman, Analis Data dan Informasi Kemenag Kota Bukittinggi. Ia memaparkan data serta informasi terbaru mengenai perkembangan pendidikan agama di sekolah-sekolah Kota Bukittinggi. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru tentang kondisi terkini, sehingga mereka bisa menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan siswa di lapangan.

“Semoga melalui kegiatan ini, para guru yang hadir dapat terus berupaya meningkatkan kompetensi mereka dan menerapkan ilmu yang diperoleh di kelas masing-masing dalam rangka meningkatkan kulaitas pendidikan agama islam di Kota Bukittinggi,” harapnya
(Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *