Bukittinggi,Humas–Menindaklanjuti pertemuan bersama Tim Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM beberapa waktu yang lalu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi selaku Penanggungjawab Pembangunan Zona Integritas (ZI) didampingi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Hj. Tri Andriani Djusair selaku Ketua Tim dan Anggota, Diki Fitra kembali memimpin kegiatan rapat yang diikuti oleh seluruh Koordinator dan Anggota komponen Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dilingkungan Kemenag Kota Bukittinggi.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
Jum’at, 22 November 2024.
Dalam paparannya, H. Eri Iswandi mengajak seluruh koordinator dan anggota tim agar segera menyelesaikan seluruh persiapan eviden yang dibutuhkan, tanpa menunda-nunda waktu.
“Melalui kerjasama semua koordinator dan anggota, mari segera kita selesaikan pengisian seluruh eviden yang dibutuhkan, jangan menunda-nunda waktu. Kita semua berharap semoga grafik peningkatan ZI RB di lingkungan Kemenag Kota Bukittinggi terus menunjukkan tren positif setiap tahunnya. Dengan komitmen bersama, tentunya kita optimis mampu mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih dan profesional, dengan terwujudnya ZI WBK dan WBBM di Kemenag Kota Bukittinggi,” ungkapnya
“Saya harap seluruh tim dapat mempercepat proses pengumpulan eviden agar langkah kita dalam mewujudkan ZI WBK dan WBBM semakin nyata dan terstruktur, sebelum tanggal 5 desember nanti seluruh eviden ZI telah terpenuhi,” imbuhnya
Hj. Tri Andriani Djusair selaku Ketua Tim mengjaka seluruh koordinator dan semua pihak untuk bekerjasama melengkapi dan menyempurnakan eviden pada beberapa komponen.
“Semoga kekurangan pada beberapa komponen yang masih ada, segera terpenuhi. Untuk itu, kami berharap agar seluruh komponen dapat bekerja maksimal dalam menyempurnakan eviden yang masih dipersiapkan,” terangnya
Dalam rapat tersebut, masing-masing koordinator komponen menyampaikan hasil evaluasi terhadap eviden yang telah diunggah dan berdiskusi untuk menentukan strategi penyempurnaan dalam beberapa pekan ke depan. Peserta rapat juga antusias mengikuti jalannya diskusi, yang difokuskan pada bagaimana memastikan setiap eviden memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
(Andreas)