Lompat ke konten

Kemenag Bukittinggi Gelar Pembinaan PPIU dan PIHK: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Haji dan Umrah

Bukittinggi, Humas–Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar kegiatan pembinaan bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) se-Kota Bukittinggi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kemenag Bukittinggi, Kamis (28/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, H. Efi Yoskar, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi. Turut mendampingi Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hj. Misra Elfi.
Kegiatan pembinaan diikuti oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala KUA, pimpinan PPIU dan PIHK, serta penyuluh agama Islam di lingkungan Kemenag Kota Bukittinggi. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, terutama terkait kebijakan pemantauan dan pengawasan haji dan umrah.

H. Eri Iswandi menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas kunjungan tim dari Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Dirjen PHU Kemenag RI serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Kakan Kemenag berharap pembinaan ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan standar pelayanan yang lebih baik.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus serta Kanwil Kemenag Sumbar yang terus mendukung kami dalam meningkatkan pelayanan ibadah haji dan umrah. Semoga melalui pembinaan ini, kita semua dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh amanah, sehingga masyarakat merasa puas dengan layanan yang diberikan,” harap H. Eri Iswandi.

H. Eri Iswandi juga menegaskan pentingnya pembinaan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya calon jamaah haji dan umrah.

“Sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab besar, baik PPIU maupun PIHK harus mampu memberikan pelayanan terbaik dengan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan transparansi,” ujarnya

“Semoga dengan kegiatan ini dapat memotivasi PPIU dan PIHK di Bukittinggi untuk semakin meningkatkan profesionalisme mereka dalam melayani jamaah,” pungkasnya

Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Dirjen PHU Kementerian Agama RI, H. Suvyanto, menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi antara pihak penyelenggara dengan Kementerian Agama.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk silaturahmi, tetapi juga untuk memastikan penyelenggara haji dan umrah di daerah bekerja sesuai regulasi yang berlaku. Sinergi antar pihak adalah kunci keberhasilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan,” ungkap H. Suvyanto.

H. Suvyanto juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap peraturan terbaru mengenai penyelenggaraan ibadah umrah dan haji khusus.

“Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan setiap PPIU dan PIHK dapat melaksanakan tugas sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan sesuai standar,” jelasnya.

Seemntara itu, H. Abdul Basir menyebutkan bahwa pembinaan terhadap PPIU dan PIHK adalah bagian penting dari upaya pemerintah untuk memberikan jaminan pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji dan umrah. Ia menambahkan bahwa pembinaan tersebut juga bertujuan meminimalkan risiko pelanggaran administrasi maupun teknis dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan, terutama di era globalisasi yang menuntut profesionalisme tinggi. Peran aktif semua pihak, termasuk KUA dan penyuluh agama, sangat diperlukan untuk memastikan pelayanan kepada jamaah dapat berjalan optimal,” terangnya

Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, H. Efi Yoskar mengapresiasi langkah Kemenag Bukittinggi dalam mengadakan kegiatan ini. Menurutnya, pembinaan semacam ini tidak hanya bermanfaat bagi penyelenggara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji dan umrah.

“Dengan pembinaan ini, diharapkan tidak ada lagi kasus pelanggaran atau ketidaksesuaian yang dapat merugikan jamaah. Semua pihak harus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya

Kepala Seksi PHU Kemenag Bukittinggi, Hj. Misra Elfi, menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum berharga bagi pihaknya untuk mengevaluasi kinerja dan mendiskusikan kendala yang dihadapi oleh para penyelenggara.

“Kehadiran tim ini memberikan kami masukan yang sangat berharga untuk meningkatkan standar layanan di Bukittinggi. Kami berharap semua pihak dapat bersinergi untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan profesional” jelasnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait kendala yang sering dihadapi dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Bukittinggi, Azerul menyebutkan kegiatan serta diskusi sangat bermanfaat karena memberikan ruang bagi penyuluh untuk mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan terkait haji dan umrah.

“Diskusi ini sangat bermanfaat karena memberikan ruang bagi kami untuk mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan,” ujarnya
(Andreas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *